|

Topi Perwira Angkatan Laut Jepang

Topi Perwira Angkatan Laut Jepang merupakan atribut resmi pakaian dinas harian perwira Angkatan Laut Kekaisaran Jepang yang digunakan selama Perang Dunia II. Topi ini dikenakan oleh perwira baik saat menjalankan tugas di darat maupun di laut, dan menjadi bagian penting dari identitas serta hierarki militer Angkatan Laut Jepang pada masa tersebut.

Pada periode pendudukan Jepang di Indonesia (1942–1945), struktur komando militer Jepang di Hindia Belanda dibagi berdasarkan wilayah kekuasaan. Armada Selatan Kedua Angkatan Laut Kekaisaran Jepang, yang bermarkas di Makassar, bertanggung jawab atas pengelolaan wilayah Kalimantan dan pulau-pulau di kawasan timur Hindia Belanda. Sementara itu, wilayah Pulau Jawa dan Sumatra berada di bawah pengawasan Angkatan Darat Kekaisaran Jepang.

Keberadaan topi perwira ini mencerminkan sistem administrasi dan militer Jepang selama masa pendudukan, sekaligus menunjukkan perbedaan peran antara Angkatan Laut dan Angkatan Darat Jepang di Indonesia. Koleksi Topi Perwira Angkatan Laut Jepang di Museum Sepuluh Nopember Surabaya menjadi artefak penting untuk memahami dinamika kekuasaan militer Jepang serta pengaruhnya terhadap kondisi sosial dan politik di Nusantara menjelang akhir Perang Dunia II.

Similar Posts

error: Content is protected !!