|

Outing Class SMK Krian 2 Sidoarjo, Pelajari Narasi Visual Sejarah di Museum 10 Nopember

Museum 10 Nopember Surabaya menjadi destinasi outing class tahunan bagi siswa kelas X SMK Krian 2 Sidoarjo. Pada Rabu, 4 Februari 2026, sebanyak 80 siswa yang didampingi oleh Bapak Yeri selaku guru pendamping mengikuti kegiatan pembelajaran luar kelas dengan fokus pada pengalaman sejarah berbasis desain dan komunikasi visual.

Kunjungan ini dipilih karena Museum 10 Nopember tidak hanya menghadirkan koleksi benda bersejarah, tetapi juga menyuguhkan pengalaman komunikasi sejarah. Para siswa diajak berperan sebagai “penerjemah”, yakni mengolah data sejarah yang kaku menjadi narasi visual yang emosional dan mudah dipahami, sejalan dengan latar belakang jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV).

Melalui tata pamer yang dirancang secara khusus, museum membangun jembatan antara peristiwa masa lalu dengan pengunjung masa kini. Elemen desain komunikasi visual dimanfaatkan untuk menghadirkan suasana, emosi, dan pesan perjuangan secara efektif, sehingga sejarah tidak hanya dibaca, tetapi juga dirasakan.

Selama kunjungan, siswa mempelajari bagaimana pencahayaan dan pemilihan warna pada ruang pamer tertentu—seperti di Diorama Statis 1 dan 2—dibuat remang atau kontras untuk membangun emosi dan atmosfer “perang”. Mereka juga memahami peran desain hologram serta audio-visual dalam menghidupkan narasi sejarah agar tidak terasa monoton.

Bagi siswa jurusan DKV, kunjungan ke Museum 10 Nopember bukan sekadar wisata sejarah, melainkan studi lapangan tentang bagaimana sebuah narasi besar perjuangan bangsa dikomunikasikan secara visual, terpadu, dan bermakna. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan siswa mengenai penerapan desain komunikasi visual dalam konteks edukasi dan sejarah.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

88 − 84 =
Powered by MathCaptcha

error: Content is protected !!