Koleksi Zona Kerajaan

Zona Koleksi Kerajaan di Museum Pendidikan Surabaya menghadirkan gambaran perkembangan pendidikan pada masa kerajaan-kerajaan Nusantara. Di zona ini, pengunjung diajak memahami bagaimana sistem pendidikan mulai terstruktur seiring berkembangnya pemerintahan, agama, dan kebudayaan.

Melalui berbagai koleksi visual, replika naskah, serta panel informasi, zona ini menampilkan peran keraton, padepokan, dan lembaga keagamaan sebagai pusat pembelajaran. Pendidikan pada masa kerajaan tidak hanya berfokus pada ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter, etika, kepemimpinan, dan nilai spiritual yang diwariskan secara turun-temurun.

Zona Kerajaan menegaskan bahwa pendidikan menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan kekuasaan dan kebudayaan. Dari sinilah lahir para pemikir, pujangga, dan pemimpin yang berperan besar dalam membentuk identitas peradaban Nusantara, sekaligus menjadi tonggak penting dalam perjalanan sejarah pendidikan di Indonesia.

  • |

    Naskah Dluwang

    Jenis: Naskah Kuno Media Tulis Tradisional dalam Sejarah Pendidikan Indonesia Dluwang adalah kertas tradisional yang terbuat dari kulit pohon saeh (Broussonetia papyrifera) yang diolah dengan metode ‘kempa’ atau dipukul. Proses pembuatan kertas ini melalui proses perendaman, pemukulan, dan pengeringan hingga menjadi lembaran yang dapat digunakan untuk menulis. Kertas ini banyak digunakan di wilayah Jawa dan…

  • |

    Naskah Lontar Jawi

    Jenis: Naskah Kuno Mengenal ‘Naskah Lontar’ sebagai Warisan Intelektual Negara Sebelum adanya kertas sebagai media tulis di Indonesia, masyarakat menggunakan ‘rontal’ untuk mengabadikan ilmu pengetahuan. Dahulu, sebuah manuskrip ditulis di atas daun pohon ‘Tal’ (Borassus Flabellifer) untuk merekam suatu karya sastra, ilmu pengetahuan, filsafat, hingga hukum yang menjadi fondasi kebudayaan. Secara harfiah kata rontal berasal…

error: Content is protected !!