Foto Kongres Serikat Islam di Blitar 1914 (4)


Jenis Koleksi: – Post Views: 52
Jenis Koleksi: REPLIKA FOTO Anak Kost dan Kader Muda Sarekat Islam Semaoen merupakan salah satu “murid” penting H.O.S Tjokroaminoto yang pernah tinggal sebagai anak indekost di rumahnya di Surabaya. Sejak usia sangat muda, Semaoen telah menunjukkan kedewasaan dan kesadaran sosial yang kuat. Setelah lulus dari Hollandsch-Inlandsche School (HIS), pada usia 13 tahun ia langsung bekerja…
Cahaya Pemikiran di Kamar Kos Rumah H.O.S. Tjokroaminoto Lampu minyak meja yang dipamerkan di area kamar kos Museum H.O.S. Tjokroaminoto merupakan representasi penting dari kehidupan intelektual para penghuni rumah kos Tjokroaminoto pada awal abad ke-20. Pada masa ketika listrik belum menjadi fasilitas umum, lampu minyak menjadi satu-satunya sumber penerangan di malam hari—saat diskusi, membaca, dan…
Busana Politik Sang Pemimpin Sarekat Islam Satu set pakaian lengkap yang dipamerkan di Museum H.O.S. Tjokroaminoto ini merupakan busana yang dikenakan H.O.S. Tjokroaminoto saat menghadiri berbagai kongres partai dan pertemuan penting Sarekat Islam. Busana ini bukan sekadar perlengkapan formal, melainkan simbol kehadiran politik dan wibawa kepemimpinan seorang tokoh yang dijuluki “Raja Tanpa Mahkota” oleh pemerintah…
Jenis Koleksi: REPLIKA FOTO Foto H.O.S Tjokroaminoto tahun 1903 yang ditampilkan di Museum H.O.S Tjokroaminoto merekam fase awal perjalanan hidup seorang tokoh yang kelak dikenal sebagai pemimpin besar pergerakan nasional. Diambil pada masa ketika Tjokroaminoto masih berada dalam lingkungan pendidikan dan birokrasi kolonial, foto ini memperlihatkan sosok muda bumiputra yang tengah membentuk jati diri di…
Jenis Koleksi: REPLIKA FOTO Dari Murid Menjadi Pemimpin Bangsa Foto Soekarno dewasa yang dipamerkan di Museum H.O.S Tjokroaminoto menampilkan sosok pemimpin nasional yang telah matang secara politik dan ideologis. Dalam wajah dan sikapnya, tercermin perjalanan panjang seorang murid yang tumbuh menjadi pemimpin bangsa. Foto ini mengajak pengunjung menelusuri kembali akar pemikiran Soekarno, yang tidak dapat…