Jaket Kontingen Indonesia SEA Games 2011 Jakarta–Palembang
Atribut Resmi Kontingen dan Identitas Atlet Nasional

Jenis Koleksi : Historika
Jaket kontingen Indonesia yang dipamerkan ini merupakan salah satu artefak penting dalam sejarah partisipasi Indonesia pada ajang SEA Games 2011 Jakarta–Palembang. Sebagai atribut resmi kontingen, jaket ini dikenakan oleh para atlet, ofisial, dan pelatih Indonesia selama perhelatan multi-event olahraga terbesar di kawasan Asia Tenggara tersebut. Jaket ini tidak hanya berfungsi sebagai perlengkapan resmi, tetapi juga menjadi simbol identitas nasional, kebanggaan, dan semangat kebersamaan seluruh anggota kontingen Indonesia.
SEA Games 2011 memiliki arti khusus karena Indonesia bertindak sebagai tuan rumah. Momentum ini menjadi ajang unjuk kemampuan atlet nasional di hadapan publik sendiri, sekaligus memperlihatkan kesiapan Indonesia dalam menyelenggarakan event olahraga internasional berskala besar. Jaket kontingen ini menjadi saksi berbagai momen penting, mulai dari upacara pembukaan dan penutupan, aktivitas di wisma atlet, hingga prosesi penyerahan medali.
Dalam konteks museum, jaket kontingen Indonesia SEA Games 2011 merepresentasikan wajah olahraga nasional pada satu periode tertentu. Melalui artefak ini, pengunjung dapat memahami bagaimana simbol-simbol visual, seperti warna, desain, dan lambang negara, berperan dalam membangun rasa persatuan dan identitas kolektif para atlet yang berasal dari berbagai cabang olahraga dan daerah di Indonesia.
Sumbangan Tony Ho dan Nilai Edukatif Koleksi
Jaket kontingen ini disumbangkan oleh Tony Ho, seorang atlet biliar asal Surabaya yang juga menjadi bagian dari sejarah olahraga Indonesia. Donasi ini mencerminkan kepedulian atlet terhadap pentingnya pelestarian warisan olahraga, sekaligus memperkaya koleksi Museum Olahraga Surabaya dengan benda autentik yang memiliki latar belakang penggunaan langsung di ajang internasional.
Sebagai atlet biliar, Tony Ho mewakili cabang olahraga non-permainan lapangan yang juga memiliki kontribusi signifikan dalam perolehan prestasi nasional. Melalui sumbangan ini, museum tidak hanya menampilkan cerita dari satu cabang olahraga tertentu, tetapi menghadirkan narasi yang lebih luas tentang keberagaman disiplin olahraga yang tergabung dalam satu kontingen nasional.
Dalam perspektif edukatif, jaket ini mengajarkan pengunjung bahwa prestasi olahraga merupakan hasil kerja kolektif dari berbagai cabang, latar belakang, dan individu. Artefak ini juga memperlihatkan peran atlet pasca-pertandingan, yakni sebagai penjaga memori dan sejarah olahraga bangsa. Kehadiran jaket kontingen Indonesia SEA Games 2011 di Museum Olahraga Surabaya diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk menghargai perjuangan atlet nasional serta memahami pentingnya museum sebagai ruang pelestarian sejarah dan identitas olahraga Indonesia.
