|

Inspirasi di Balik Lagu Kebangsaan di Museum WR Supratman

Surabaya sebagai Kota Pahlawan kembali menjadi ruang belajar sejarah yang hidup bagi generasi muda. Melalui kegiatan kunjungan SD Muhammadiyah 2 Surabaya ke Museum WR Supratman, para siswa diajak mengenal lebih dekat sosok Wage Rudolf Supratman, pencipta lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, yang menjadi simbol persatuan bangsa. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembelajaran di luar kelas (outing class) yang mengintegrasikan pelajaran sejarah, seni, serta pendidikan karakter.

Museum WR Supratman yang berlokasi di Jalan Mangga, Kecamatan Tambaksari, menyimpan berbagai koleksi bersejarah peninggalan sang komponis. Mulai dari replika biola legendaris, foto dokumentasi, naskah, hingga rekaman perjalanan hidup dan perjuangan WR Supratman. Bagi siswa SD Muhammadiyah 2 Surabaya, kunjungan ini bukan sekadar wisata edukasi, melainkan napak tilas sejarah perjuangan bangsa yang membangkitkan rasa cinta tanah air.

Menanamkan Nasionalisme Sejak Dini Melalui Wisata Edukasi

Rombongan siswa tiba di Museum WR Supratman dengan penuh antusias dan rasa ingin tahu. Didampingi guru pendamping, mereka mengikuti penjelasan dari pemandu museum yang mengulas setiap koleksi secara runtut dan komunikatif. Salah satu momen yang paling menarik perhatian adalah saat siswa melihat replika biola yang digunakan WR Supratman untuk memperdengarkan “Indonesia Raya” pada Kongres Pemuda II, 28 Oktober 1928.

Melalui penjelasan tersebut, siswa tidak hanya mengenal WR Supratman sebagai musisi, tetapi juga sebagai jurnalis dan pejuang bangsa yang menggunakan seni sebagai alat pemersatu. Guru pendamping SD Muhammadiyah 2 Surabaya, Ibu Ulfatur Rosyidah, menyampaikan bahwa kunjungan ini dirancang untuk menanamkan nilai patriotisme dan nasionalisme sejak usia dini. Pembelajaran di museum memberikan pengalaman nyata yang sulit didapatkan di dalam kelas.

Selain mendengarkan penjelasan, para siswa juga aktif mengisi lembar kerja dan mengajukan pertanyaan. Aktivitas ini melatih kemampuan observasi, berpikir kritis, serta meningkatkan ketertarikan siswa terhadap sejarah dan budaya bangsa. Bahkan, kunjungan ke Museum WR Supratman ini turut menginspirasi siswa yang memiliki minat di bidang musik dan seni untuk berkarya bagi Indonesia.

Sebagai penutup, seluruh siswa bersama-sama menyanyikan lagu “Indonesia Raya” dengan khidmat di area museum. Momen ini menjadi simbol bahwa melalui kunjungan SD Muhammadiyah 2 Surabaya ke Museum WR Supratman, nilai-nilai perjuangan, persatuan, dan cinta tanah air dapat ditanamkan secara kuat dan berkesan. Museum tidak hanya menjadi tempat menyimpan sejarah, tetapi juga ruang edukasi yang membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

89 − 83 =
Powered by MathCaptcha

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 + 1 =
Powered by MathCaptcha

error: Content is protected !!