Lemari Kaca 1 Pintu


Jenis Koleksi: Foto Pada usia 21 tahun, tahun 1924 menjadi fase transformasi penting dalam kehidupan Wage Rudolf Soepratman. Jika sebelumnya ia dikenal sebagai musisi jazz di Makassar, maka pada tahun inilah arah hidupnya berubah drastis—menuju dunia jurnalistik dan pergerakan nasional di Pulau Jawa. Dalam perspektif sejarah, 1924 bukan sekadar perpindahan kota, melainkan momentum lahirnya kesadaran…
Jenis Koleksi: Foto Foto Ny. Roekijem, kakak tertua W.R. Soepratman, menjadi salah satu penanda penting dalam membaca sisi personal kehidupan sang pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dalam narasi sejarah yang kerap menyorot perjuangan dan karya monumental W.R. Soepratman, sosok Ny. Roekijem menghadirkan dimensi keluarga yang jarang disorot, namun memiliki peran emosional yang kuat dalam perjalanan…
Jenis Koleksi: Foto Di Museum WR Soepratman, tersimpan sebuah dokumentasi visual yang merekam momentum penting dalam perjalanan bangsa: Foto Peserta Kongres Pemuda II tahun 1928. Potret ini bukan sekadar gambar sekelompok pemuda, melainkan representasi lahirnya kesadaran kolektif tentang satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa: Indonesia. Dalam foto tersebut tergambar para pemuda dari berbagai…
Jenis Koleksi: Foto Di Museum WR Soepratman, terpajang Foto Silsilah Wage Rudolf Soepratman yang menampilkan garis keturunan dan jejaring keluarga sang pencipta “Indonesia Raya”. Koleksi ini membantu pengunjung memahami bahwa seorang pahlawan nasional lahir dari lingkungan keluarga, nilai-nilai, dan tradisi yang membentuk karakter serta pandangan hidupnya. Melalui foto silsilah ini, pengunjung dapat menelusuri latar belakang…
Jenis Koleksi: Foto Pada usia 18 tahun, sekitar 1921, Wage Rudolf Soepratman berada di Makassar dalam fase penting pembentukan jati diri. Masa ini bukan sekadar periode remaja menuju dewasa, melainkan tahap krusial ketika bakat, pendidikan, dan pengalaman profesional mulai bertemu dalam satu arah kehidupan. Di sinilah fondasi seorang komponis bangsa mulai terbentuk. Pemain Biola Profesional…
Jenis Koleksi: Foto Sebelum dikenal luas sebagai pencipta lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, Wage Rudolf Soepratman pernah menapaki panggung musik hiburan di Kota Makassar. Salah satu fase penting tersebut adalah keterlibatannya dalam grup musik Black and White Jazz Band, yang ia dirikan bersama kakak iparnya, Willem Mauritius van Eldik, pada awal 1920-an. Fase ini menjadi bagian…