Musea Surabaya Hadir di Pameran “Surabaya City of Heroes” UNESA

Surabaya, 24–25 September 2025 – Musea Surabaya turut serta dalam Pameran Surabaya City of Heroes yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Ilmu Sejarah Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Pameran ini berlangsung di Ruang Srikandi I.6, Gedung FISIPOL UNESA Kampus Ketintang, dan menghadirkan ragam narasi serta koleksi yang menegaskan pentingnya peran pahlawan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Dalam partisipasinya, Musea Surabaya mengangkat tema mengenai peran lima tokoh pahlawan bangsa yang memiliki kontribusi besar dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Kelima tokoh tersebut adalah dr. Soetomo, WR. Soepratman, Hario Kecik, Bu Dar Mortir, dan Bung Tomo. Masing-masing hadir dengan kisah perjuangan yang berbeda namun memiliki satu tujuan yang sama: kemerdekaan Indonesia.

Pengunjung diajak memahami ketokohan para pahlawan melalui narasi sejarah yang dipadukan dengan koleksi otentik. Beberapa koleksi yang dipamerkan antara lain:
Kateter dan Sterilizator milik dr. Soetomo dan Tas Kerja dr. Soetomo
Teks 3 stanza lagu Indonesia Raya dan Biola milik WR. Soepratman
Pistol Mausser Parabellum milik Hario Kecik
Medali Penghargaan Bu Dar Mortir
Buku Harian Bung Tomo
Koleksi-koleksi tersebut tidak hanya menjadi saksi bisu perjuangan, tetapi juga membuka ruang bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat sosok para pahlawan yang telah berjasa bagi bangsa.
Selain pameran koleksi, Musea Surabaya juga menyiapkan games edukatif di area stand. Aktivitas ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman interaktif sekaligus menambah pemahaman pengunjung tentang sejarah perjuangan bangsa dengan cara yang menyenangkan.

Melalui keterlibatan dalam Pameran Surabaya City of Heroes, Musea Surabaya berharap dapat semakin meningkatkan peran serta museum dalam mengomunikasikan program-programnya kepada publik, khususnya dalam memperkuat pemahaman sejarah dan nilai kepahlawanan di kalangan generasi muda.
