Naskah Pregolan Tulisan Tangan Mayjend Soengkono
(Sumpah Kebulatan Tekad)

Naskah pregolan ini merupakan surat sumpah kebulatan tekad yang ditulis langsung dengan tangan oleh Mayjen Soengkono, salah satu tokoh militer penting dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Surabaya. Naskah ini dibuat pada masa krusial menjelang Pertempuran 10 November 1945.
Dokumen bersejarah ini ditulis saat Mayjen Soengkono menghadiri rapat pimpinan kesatuan pejuang se-Surabaya yang berlangsung di Markas BKR (Badan Keamanan Rakyat), Jalan Pregolan No. 4, Surabaya. Rapat tersebut diselenggarakan sebagai respons atas ultimatum yang dikeluarkan oleh pihak Sekutu, yang menuntut penyerahan senjata dan pengosongan wilayah Surabaya.
Melalui naskah ini, tergambar dengan jelas sikap tegas dan semangat juang para pemimpin perjuangan rakyat Surabaya yang menolak ultimatum Sekutu serta berkomitmen mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Naskah pregolan tulisan tangan ini menjadi bukti autentik kebulatan tekad, keberanian, dan persatuan para pejuang dalam menghadapi tekanan militer asing.
Sebagai artefak sejarah, dokumen ini memiliki nilai penting dalam merekam dinamika politik dan militer menjelang pecahnya pertempuran besar di Surabaya. Naskah ini kini menjadi bagian dari koleksi Museum 10 November Surabaya, sekaligus sumber pembelajaran sejarah bagi generasi masa kini dan mendatang.
