Siswa SMKN 4 Surabaya Laksanakan Praktik Guiding Langsung di Museum Sepuluh Nopember

Museum Sepuluh Nopember Surabaya kembali menjadi ruang belajar kontekstual bagi pelajar vokasi. Pada Jumat, 6 Februari 2026, siswa Jurusan Usaha Layanan Pariwisata (ULP) SMKN 4 Surabaya melaksanakan praktik guiding lapangan sebagai bagian dari pembelajaran berbasis dunia kerja. Kegiatan ini didampingi langsung oleh Ibu Wiwik selaku guru dan wali kelas.
Praktik guiding ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada siswa dalam menghadapi audiens secara langsung. Museum 10 Nopember dipilih karena memiliki keterkaitan erat dengan kompetensi kepariwisataan, khususnya dalam penguasaan materi sejarah, teknik pemanduan, serta pelayanan pengunjung. Bagi siswa SMK, pembelajaran di museum menjadi simulasi profesional yang melampaui praktik di dalam kelas.
Selama kegiatan berlangsung, siswa dilatih untuk menyampaikan informasi sejarah yang kompleks, seperti strategi perang dan detail diorama, menjadi narasi yang komunikatif dan menarik. Proses ini tidak hanya mengasah kemampuan public speaking dan storytelling, tetapi juga membentuk kepercayaan diri sebagai calon pemandu wisata profesional di industri jasa pariwisata.

Lebih dari sekadar tugas sekolah, praktik guiding di Museum 10 Nopember menjadi simulasi kerja nyata. Siswa dituntut menguasai materi, mengelola alur cerita, serta menerapkan standar pelayanan tamu yang profesional. Melalui pengalaman ini, siswa juga dibiasakan dengan nilai-nilai kedisiplinan, kerapian, dan keramahan sebagai bekal memasuki dunia kerja.
Museum Sepuluh Nopember Surabaya terus berkomitmen menjadi ruang edukasi terbuka yang mendukung pembelajaran vokasi dan penguatan kompetensi generasi muda. Kolaborasi dengan satuan pendidikan seperti SMKN 4 Surabaya diharapkan dapat memperkuat peran museum sebagai mitra strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap kerja dan berkarakter.

Tinggalkan Balasan