Senapan Mesin Ringan Bren Mk II kaliber .303 (7.7×56 mmR)

Jenis Koleksi: Senjata Mesin
Bren Mk II – Senapan Mesin Ringan dalam Pertempuran Surabaya 1945
Bren Mk II merupakan senapan mesin ringan dengan kaliber .303 (7,7 × 56 mmR) yang banyak digunakan dalam konflik bersenjata pada masa Perang Dunia II dan turut hadir dalam konteks Pertempuran Surabaya 10 November 1945. Senjata ini memiliki berat sekitar 8,68 kilogram, panjang 115,6 sentimeter, jarak tembak efektif hingga 550 meter, serta kemampuan tembak 500–520 peluru per menit.
Bren Mk II adalah hasil adaptasi dari senapan mesin ringan ZGB 33 buatan Ceko, yang dikembangkan dari ZB vz. 26. Nama Bren berasal dari gabungan kata Brno, kota di Ceko tempat desain awal senjata ini dibuat, dan Enfield, lokasi Royal Small Arms Factory (RSAF) di Inggris, tempat produksi dilakukan.
Sejak tahun 1938, Bren diadopsi sebagai senjata standar oleh angkatan bersenjata Inggris dan negara-negara Persemakmuran. Reputasi senjata ini sangat kuat hingga pada masa revolusi kemerdekaan Indonesia, istilah “bren” digunakan secara luas oleh masyarakat sebagai sebutan umum untuk senjata api otomatis.
Sebagai bagian dari koleksi Museum 10 November Surabaya, Bren Mk II merepresentasikan persenjataan modern yang digunakan dalam pertempuran serta memperlihatkan dinamika militer dan sejarah perjuangan rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan.
