Serah Terima Website Musea Surabaya: Wujud Digitalisasi Museum oleh Universitas Airlangga

Surabaya, 8 Oktober 2025

Departemen Informasi dan Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat bertajuk “Repacking Informasi Digital sebagai Inovasi Layanan di Wilayah Kota Surabaya (Periode 2025)”.
Puncak kegiatan ditandai dengan acara serah terima website Musea Surabaya, yang berlangsung di Museum Pendidikan Surabaya pada Rabu pagi pukul 07.00 – 09.30.

Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Universitas Airlangga dengan UPTD Museum dan Gedung Seni Budaya Kota Surabaya dalam menghadirkan media digital yang dapat memperluas akses informasi publik tentang museum-museum di bawah pengelolaan Musea Surabaya. Website yang dikembangkan oleh tim pengabdian masyarakat UNAIR ini menampilkan profil delapan museum, meliputi informasi koleksi, jam operasional, visi-misi, serta dokumentasi digital koleksi.

Dalam sambutannya, Bapak Hidayat Syah menegaskan pentingnya teknologi informasi bagi museum.

“Teknologi memiliki peran strategis dalam mendukung proses komunikasi dan diseminasi informasi, termasuk bagi museum yang perlu beradaptasi di era digital untuk memperluas fungsi edukatifnya kepada masyarakat secara lebih luas.” ujarnya.

Serah terima website secara resmi dilakukan oleh Prof. Dr. Koko Srimulyo, Drs., M.Si., selaku Wakil Rektor Bidang Ekosistem, Entrepreneurial, dan Pengembangan Bisnis Universitas Airlangga.

Beliau menekankan bahwa museum perlu kreatif dan inovatif agar tetap relevan di tengah perubahan zaman.

“Museum perlu beradaptasi dengan dinamika tren serta kebutuhan generasi masa kini. Pengelola museum dituntut untuk memahami karakteristik dan preferensi generasi Z, Alpha, maupun milenial agar museum senantiasa relevan, atraktif, dan diminati oleh masyarakat luas.” tutur Prof. Koko.

Beliau juga menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang mampu membaca tren serta menciptakan produk sesuai ekspektasi pengunjung.

Sesi berikutnya diisi oleh Prof. Dr. Rahma Sugihartati, Dra., M.Si., yang memaparkan materi berjudul “Peran Museum di Era Masyarakat Informasi”.
Menurutnya, museum kini memiliki tanggung jawab lebih luas sebagai lembaga penyebar pengetahuan di tengah masyarakat digital.

“Museum kini tidak semata dinilai dari koleksi yang dimilikinya, melainkan dari kemampuan institusinya dalam merespons dinamika masyarakat informasi yang semakin terintegrasi dengan perkembangan teknologi komunikasi.” jelasnya.

Beliau juga menyoroti pentingnya digitalisasi (digitisation) dan digitalisasi pengalaman (digitalisation) sebagai langkah strategis dalam membangun memori kolektif masyarakat.
Museum yang berhasil, katanya, bukan sekadar menambah koleksi, tetapi mampu menciptakan aktivitas mental dan pengalaman bermakna bagi pengunjung.

Tim pelaksana pengabdian masyarakat yang diwakili oleh Ulul Amri menjelaskan bahwa website Musea Surabaya kini telah menampilkan delapan museum yang dikelola oleh UPTD Museum dan Gedung Seni Budaya Surabaya.
Setiap museum memiliki halaman profil tersendiri, dilengkapi foto koleksi, deskripsi, dan informasi operasional yang memudahkan pengunjung untuk mengenal lebih dekat museum-museum Surabaya.

Kepala UPTD Museum dan Gedung Seni Budaya, Ibu Saidatul Maknunah, ST., menyampaikan apresiasinya kepada tim UNAIR:

“Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Universitas Airlangga atas dukungan yang diberikan. Kehadiran website ini merupakan wujud dari harapan kami sejak lama untuk menghadirkan sarana penyampaian informasi museum yang lebih luas serta mendorong terwujudnya transformasi digital dalam layanan museum.”

Acara Serah Terima Website Musea Wujud Digitalisasi Museum oleh Universitas Airlangga ditutup oleh Dr. Fitri Mutia, A.KS., M.Si., selaku Kepala Departemen Informasi dan Perpustakaan.
Beliau juga berharap website ini dapat menjadi sarana pembelajaran dan media komunikasi publik yang berkelanjutan.

“Diharapkan website Musea Surabaya tidak sekadar berfungsi sebagai etalase digital, melainkan juga menjadi wadah interaksi dan pembelajaran yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.” tutupnya.

Website Musea Surabaya diharapkan menjadi langkah awal dalam transformasi digital museum di Kota Surabaya, mendukung visi bersama untuk menjadikan museum sebagai ruang belajar, berinteraksi, dan membangun memori budaya yang hidup di era digital.

Similar Posts

error: Content is protected !!