SDN Gading I Surabaya Dalami Nilai Bela Negara Lewat Kunjungan ke Museum Sepuluh Nopember

Dalam rangka pelaksanaan Kegiatan Tengah Semester (KTS) mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), SDN Gading I Surabaya melaksanakan kunjungan edukatif ke Museum Sepuluh Nopember Surabaya pada Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan ini didampingi langsung oleh Bapak Suryanto, guru sekaligus penanggung jawab kegiatan.
Kunjungan ini menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual PKn yang mengaitkan materi di kelas dengan tokoh-tokoh perjuangan bangsa. Bung Tomo dipilih sebagai fokus pembelajaran karena perannya yang sangat penting dalam peristiwa heroik 10 November 1945 di Surabaya, sekaligus menjadi simbol semangat perlawanan rakyat dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia.
Melalui kunjungan ke museum, siswa tidak hanya mempelajari aturan hukum dan sistem kenegaraan, tetapi juga memahami identitas nasional, semangat bela negara, serta nilai-nilai perjuangan yang melekat dalam sejarah bangsa. Hal ini sejalan dengan kurikulum PKn yang menekankan pendidikan karakter dan nasionalisme sejak usia dini.
Selama berada di Museum Sepuluh Nopember, siswa diajak mengenal lebih dekat sosok Bung Tomo melalui koleksi, dokumentasi sejarah, serta narasi perjuangan yang disajikan secara edukatif. Pidato Bung Tomo yang membakar semangat perjuangan menjadi contoh nyata implementasi rasa cinta tanah air yang relevan dengan kehidupan berbangsa saat ini.
Kunjungan ini juga memberikan pemahaman kepada siswa mengenai nilai keberanian, keteguhan prinsip, dan rela berkorban sebagai bagian dari konsep bela negara dalam mata pelajaran PKn. Bung Tomo dipahami sebagai figur yang mampu menggerakkan rakyat untuk mendahulukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Dengan melihat langsung konteks sejarahnya, siswa diharapkan lebih mudah memahami makna perjuangan dan meneladani nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.
Museum Sepuluh Nopember Surabaya terus berkomitmen menjadi ruang belajar sejarah yang hidup dan relevan, sekaligus mendukung penguatan pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan bagi generasi muda.

Tinggalkan Balasan