|

Belajar Alat Pendidikan Zaman Dulu Melalui Outing Class SD Khoirunnas di Museum Pendidikan Surabaya

Siswa SD Khoirunnas Surabaya mengikuti kegiatan outing class di Museum Pendidikan Surabaya untuk mengenal sejarah dan perkembangan alat pendidikan. Kegiatan ini diikuti siswa kelas 1 sampai  5 yang dibagi menjadi dua sesi.

Pada sesi pertama, siswa kelas 1 dan 2 memasuki Museum Pendidikan Surabaya untuk melihat berbagai koleksi alat belajar zaman dahulu, diorama ruang kelas, hingga perlengkapan sekolah pada masa lalu. Sementara itu, sesi kedua yang terdiri dari siswa kelas 3 hingga kelas 5 menonton dokudrama ‘Soera Ing Baja’ sembari menunggu giliran masuk museum.

Selama berkeliling di Museum Pendidikan Surabaya, siswa mendapatkan informasi dari pemandu mengenai nama alat pendidikan zaman dahulu, fungsinya, hingga cara penggunaannya. Pemandu juga menjelaskan perbedaan alat belajar masa lampau dengan alat pendidikan modern yang digunakan siswa saat ini.

Untuk memperkuat pemahaman, siswa  juga diberikan lembar kerja dari sekolah sesuai tingkatan kelas masing-masing. Lembar tersebut berisi pertanyaan tentang alat pendidikan zaman dahulu, perbandingannya dengan alat zaman sekarang, serta cara penggunaan alat tersebut. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya melihat koleksi museum, tetapi juga aktif belajar dan mendapat informasi baru yang telah dijelaskan selama kunjungan berlangsung.

Said dan Alba yang merupakan siswa kelas 2 mengaku menyukai bagian kelas di museum. “Suka di bagian kelasnya,” ujar Said. Alba juga mengatakan hal serupa. “Iya karena bisa duduk-duduk, kelasnya juga beda sama sekarang” katanya. 

Berbeda dengan siswa kelas 4 yang lebih menyukai sesi pemutaran film ‘Soera Ing Baja’. “Aku suka bagian nonton filmnya, ceritanya seru,” ungkap salah satu siswa kelas 4.

Melalui kegiatan ini, Museum Pendidikan Surabaya menjadi sarana pembelajaran sejarah pendidikan yang membantu siswa mengenal perkembangan alat belajar dan suasana sekolah dari masa ke masa. Berbagai koleksi alat pendidikan masa lalu, diorama ruang kelas tempo dulu, hingga informasi yang disampaikan pemandu membuat siswa dapat memahami bagaimana sistem pendidikan berkembang hingga menjadi seperti saat ini. Dengan konsep belajar interaktif melalui koleksi museum dan dokudrama, Museum Pendidikan Surabaya memberikan pengalaman belajar sejarah yang lebih menarik bagi siswa sekolah dasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!