Soegiarto: Dari Lapangan Hijau ke Medan Juang 1945

Pertempuran 10 November 1945 menjadi salah satu peristiwa paling bersejarah dalam perjalanan bangsa Indonesia. Dalam pertempuran tersebut, seluruh elemen masyarakat Surabaya turut mengambil bagian dalam mempertahankan kemerdekaan, mulai dari pelajar, ulama, pekerja, hingga para atlet.

Salah satu kisah yang jarang diketahui publik adalah perjuangan Soegiarto, seorang pemain Persebaya yang memilih meninggalkan lapangan hijau untuk turut berjuang di medan pertempuran.

Kisah tersebut akan diangkat dalam pertunjukan Teatrikal Pertempuran: “Soegiarto – Dari Lapangan Hijau ke Medan Juang 1945” yang akan digelar di kawasan Monumen Tugu Pahlawan Surabaya.

Dari Pemain Persebaya Menjadi Pejuang

Sebelum namanya dikenang sebagai salah satu pejuang dalam Pertempuran Surabaya, Soegiarto dikenal sebagai pemain belakang Persebaya yang aktif memperkuat tim pada periode 1938 hingga 1944. Bersama rekan-rekannya, ia turut mengantarkan Persebaya menjadi runner-up kompetisi Perserikatan musim 1941–1942.

Namun situasi berubah ketika Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada tahun 1945. Ancaman kembalinya kekuatan kolonial ke Indonesia mendorong masyarakat Surabaya untuk turun tangan mempertahankan kemerdekaan yang baru diraih.

Soegiarto menjadi salah satu putra daerah yang menjawab panggilan tersebut. Ia bergabung bersama rakyat Surabaya dalam perjuangan mempertahankan kota dari serangan pasukan Sekutu dan Belanda.

Gugur dalam Pertempuran Surabaya

Dalam pertempuran yang berkecamuk di berbagai penjuru kota, Soegiarto turut berada di garis perjuangan. Pemain yang berasal dari kawasan Ngaglik tersebut akhirnya gugur dalam baku tembak melawan tentara Inggris di wilayah Tambaksari.

Kisah Soegiarto menunjukkan bahwa semangat perjuangan tidak mengenal latar belakang profesi. Seorang atlet yang biasa berjuang untuk kemenangan di lapangan sepak bola dapat berubah menjadi pejuang yang mempertaruhkan nyawanya demi mempertahankan kemerdekaan bangsa.

Sejarah yang Dihidupkan Kembali Melalui Teatrikal

Melalui pertunjukan teatrikal ini, pengunjung diajak untuk mengenal lebih dekat sosok Soegiarto sekaligus memahami bagaimana Pertempuran 10 November melibatkan seluruh lapisan masyarakat Surabaya.

Pertunjukan akan dikemas secara dramatik dengan menghadirkan suasana Surabaya pada masa revolusi, sehingga pengunjung dapat merasakan kembali semangat perjuangan para arek-arek Suroboyo dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Selain menjadi sarana hiburan edukatif, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejarah serta menginspirasi generasi muda untuk mengenal tokoh-tokoh perjuangan yang selama ini belum banyak diketahui masyarakat.

Informasi Kegiatan

Teatrikal Pertempuran
“Soegiarto: Dari Lapangan Hijau ke Medan Juang 1945”

📅 Minggu, 14 Juni 2025
🕖 Open Gate: 07.00 WIB
📍 Kawasan Monumen Tugu Pahlawan Surabaya
🎟 HTM: Rp5.000

Pemesanan tiket dapat dilakukan disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!