Teatrikal Soegiarto Hidupkan Kisah Pemain Persebaya yang Turun Berjuang dalam Pertempuran Surabaya

Museum Sepuluh Nopember Surabaya kembali menghadirkan edukasi sejarah yang dikemas secara atraktif melalui pertunjukan Teatrikal Pertempuran Soegiarto: Dari Lapangan Hijau ke Medan Juang 1945 di kawasan Monumen Tugu Pahlawan, Minggu (14/6).

Pertunjukan ini mengangkat kisah perjuangan Soegiarto, seorang pemain sepak bola Persebaya yang turut mengambil bagian dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada masa Pertempuran Surabaya 1945. Melalui teatrikal ini, pengunjung diajak mengenal sisi lain sejarah perjuangan bangsa yang lahir dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk dari dunia olahraga.

Teatrikal diawali dengan gambaran kehidupan Soegiarto sebagai pemain sepak bola yang aktif di lapangan hijau. Namun ketika situasi bangsa berada dalam ancaman pascakemerdekaan, ia memilih meninggalkan dunia yang dicintainya untuk bergabung bersama rakyat Surabaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Berbagai adegan ditampilkan secara dramatis, mulai dari suasana mobilisasi rakyat, perlawanan terhadap pasukan Sekutu, hingga semangat juang masyarakat Surabaya yang bersatu mempertahankan kota. Pertunjukan ini juga menampilkan kolaborasi antara pelajar, komunitas sejarah, seniman, dan relawan yang berupaya menghidupkan kembali peristiwa bersejarah tersebut kepada masyarakat.

Antusiasme pengunjung terlihat sepanjang pertunjukan berlangsung. Ratusan masyarakat yang hadir di kawasan Tugu Pahlawan tampak menyaksikan setiap adegan dengan penuh perhatian. Tidak sedikit pengunjung yang baru mengetahui bahwa terdapat sosok pemain Persebaya yang turut terlibat dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Surabaya.

Melalui kegiatan ini, Museum Sepuluh Nopember berharap masyarakat dapat semakin mengenal tokoh-tokoh lokal yang memiliki kontribusi besar dalam sejarah perjuangan bangsa. Kisah Soegiarto menjadi pengingat bahwa semangat patriotisme dapat tumbuh dari mana saja, termasuk dari lapangan sepak bola yang kemudian mengantarkan seorang atlet menjadi pejuang kemerdekaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!