Kontingen Jambore Nasional Kwarcab Gerakan Pramuka Surabaya Napak Tilas Sejarah di Rumah Lahir Bung Karno

Dalam rangka memperkuat wawasan kebangsaan dan menanamkan semangat nasionalisme kepada generasi muda, Kontingen Jambore Nasional Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Surabaya mengikuti kegiatan napak tilas sejarah di sejumlah situs bersejarah Kota Surabaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pembinaan peserta Jambore Nasional yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali.

Peserta kegiatan merupakan anggota Pramuka Penggalang dari SMP negeri dan swasta se-Kota Surabaya yang tergabung dalam Kontingen Jambore Nasional Kwarcab Surabaya. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak mengenal lebih dekat jejak sejarah perjuangan bangsa yang lahir dari Kota Pahlawan.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah kawasan Peneleh, yang menyimpan berbagai situs bersejarah nasional, di antaranya Rumah Lahir Bung Karno di Jalan Pandean Gang IV serta Rumah H.O.S. Tjokroaminoto, tempat Bung Karno muda pernah belajar dan membentuk pemikiran kebangsaannya. Kawasan Peneleh juga dikenal sebagai salah satu kampung bersejarah yang merekam perjalanan Surabaya sejak masa Majapahit, kolonial hingga pergerakan nasional.

Selama napak tilas, peserta mendapatkan penjelasan mengenai nilai-nilai perjuangan para pendiri bangsa, pentingnya menjaga warisan sejarah, serta peran Surabaya sebagai salah satu pusat lahirnya tokoh-tokoh nasional. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap sejarah bangsa sekaligus memperkuat karakter, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan yang menjadi bagian dari pendidikan kepramukaan.

Ketua Kontingen Jambore Nasional Kwarcab Surabaya menyampaikan bahwa napak tilas sejarah bukan sekadar kunjungan wisata, melainkan sarana pembelajaran kontekstual agar peserta memahami bahwa nilai-nilai Dasa Dharma dan Tri Satya selaras dengan semangat perjuangan para pahlawan dalam membangun Indonesia.

Melalui kegiatan ini, Kwarcab Gerakan Pramuka Surabaya berharap para peserta Jambore Nasional dapat menjadi generasi muda yang tidak hanya unggul dalam keterampilan kepramukaan, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap sejarah, budaya, serta komitmen untuk mengisi kemerdekaan dengan karya dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!