|

Batu Sabak

Sabak

Batu Sabak: Alat Tulis Tradisional pada Masa Sekolah Rakyat

Batu Sabak adalah batu yang digunakan sebagai alat tulis tradisional yang pernah digunakan oleh siswa sekolah pada masa kolonial hingga awal kemerdekaan di Indonesia. Sabak terbuat dari lempengan batu hitam tipis yang permukaannya halus. Biasanya, sabak berbentuk persegi dan diberi bingkai kayu di sekelilingnya agar lebih mudah dibawa. 

Sabak digunakan dengan alat tulis yang disebut Grip yakni sebuah batu yang dibentuk memanjang dan diruncingkan ujungnya menyerupai pensil. Grip digunakan untuk menulis di permukaan sabak layaknya pensil yang digunakan pada buku tulis.

Grip

Pada masa pendidikan Sekolah Rakyat (SR), buku tulis masih sulit diperoleh dan merupakan barang yang mahal sehingga siswa tidak mampu membelinya. Karena itu, sabak menjadi alat tulis yang sangat penting masa itu. Biasanya, sabak digunakan untuk mengerjakan latihan menulis ataupun berhitung yang diberikan guru. 

Sabak merupakan alat tulis yang dapat digunakan berulang kali dan tahan lama. Setelah pelajaran selesai, tulisan pada sabak dapat dihapus dan digunakan kembali untuk latihan berikutnya. Karena itu sabak menjadi solusi yang bagus pada masa itu karena banyak sekolah belum memiliki akses mudah terhadap alat tulis modern seperti buku tulis.

Saat ini, sabak dan grip tidak lagi digunakan dalam kegiatan belajar di sekolah. Namun, alat tradisional ini masih dapat ditemukan sebagai koleksi Museum Pendidikan Surabaya di Zona Kemerdekaan. Koleksi tersebut menjadi pengingat bagaimana siswa masa lalu tetap semangat belajar meskipun memiliki keterbatasan alat tulis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!