Museum Sepuluh Nopember dan Museum dr. Soetomo Tampilkan Tokoh Perempuan di Pameran “Women of Light” 2026

Surabaya – Museum Sepuluh Nopember dan Museum Dr. Soetomo turut ambil bagian dalam pameran museum bertajuk “Women of Light: Tracing Courage Across Time” yang diselenggarakan pada 25–28 April 2026.
Pameran ini menghadirkan berbagai kisah inspiratif perempuan dalam sejarah Indonesia melalui kolaborasi lintas museum. Selain dua museum dari Surabaya, kegiatan ini juga diikuti oleh Museum Nasional Indonesia, Museum RA Kartini, Museum Kebangkitan Nasional, serta Museum Srikandi.
Seluruh museum yang terlibat menampilkan sosok perempuan yang memiliki kontribusi besar dalam perjalanan sejarah bangsa. Pameran ini menjadi ruang refleksi sekaligus edukasi bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat peran perempuan sebagai penggerak perubahan.
Dalam sambutannya, Rifki Ismal menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi penting dalam sejarah Indonesia. Ia juga menyampaikan bahwa tokoh perempuan telah lama mendapatkan pengakuan, salah satunya melalui figur Raden Ajeng Kartini yang pernah diabadikan dalam uang pertama yang dicetak oleh Bank Indonesia.

Sebagai bagian dari kontribusinya, Museum Sepuluh Nopember menghadirkan kisah inspiratif Bu Dar Mortir, sosok perempuan yang dikenal atas perannya dalam membangun dapur umum selama Pertempuran Sepuluh Nopember. Peran beliau menjadi bukti nyata bahwa perjuangan tidak hanya terjadi di medan tempur, tetapi juga melalui dukungan logistik yang vital.

Sementara itu, Museum Dr. Soetomo menampilkan sosok Everdina Brüring, istri dari Dr. Soetomo, yang turut memberikan warna dalam perjalanan hidup dan perjuangan sang tokoh.
Melalui pameran “Women of Light”, masyarakat diajak untuk menelusuri jejak keberanian perempuan dari masa ke masa, sekaligus memperkuat kesadaran bahwa sejarah tidak lepas dari kontribusi perempuan hebat di baliknya.
