Belajar “Negaraku” di Museum Sepuluh Nopember: Anak TK Da’watul Hasanah Antusias Mengenal Sepeda Pejuang Arek Suroboyo

Surabaya, 10 April 2026 – Suasana penuh semangat terlihat di Museum Sepuluh Nopember saat 49 siswa TK Da’watul Hasanah Surabaya mengikuti program Educity bertema “Negaraku”. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak dalam mengenal identitas bangsa sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak usia dini.
Dipimpin oleh Kepala Sekolah, Ibu Masita Dewi, kunjungan ini merupakan bagian dari program yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan untuk menghadirkan pembelajaran sejarah yang lebih interaktif dan menyenangkan.
Belajar Sejarah Lewat Pengalaman Nyata
Melalui tema “Negaraku”, anak-anak diajak memahami bahwa mereka adalah bagian dari bangsa Indonesia yang memiliki sejarah perjuangan, simbol, serta budaya yang kaya. Museum Sepuluh Nopember menjadi ruang belajar yang ideal untuk menjawab rasa ingin tahu anak-anak tentang siapa mereka dan bagaimana kemerdekaan diraih.
Tidak hanya melihat, para siswa juga diajak merasakan langsung atmosfer perjuangan melalui koleksi autentik seperti seragam pejuang, senjata tradisional, hingga alat transportasi bersejarah.
Sepeda Pejuang Jadi Daya Tarik Utama Anak-anak
Salah satu koleksi yang paling menarik perhatian adalah sepeda kuno yang digunakan oleh Arek-Arek Suroboyo saat Pertempuran 10 Nopember. Bagi anak-anak, sepeda ini bukan sekadar benda lama, tetapi menjadi jembatan imajinasi untuk memahami perjuangan para pahlawan.
Melalui penjelasan yang disampaikan secara sederhana, anak-anak diajak membayangkan bagaimana para pejuang mengayuh sepeda di tengah situasi perang untuk mengirim pesan penting, menyampaikan informasi kemerdekaan, hingga memantau pergerakan musuh.
Keterbatasan alat transportasi pada masa itu justru menjadi pelajaran berharga bagi anak-anak tentang semangat pantang menyerah. Sepeda yang awalnya merupakan buatan Belanda ini kemudian dimanfaatkan oleh para pejuang setelah jatuh ke tangan Arek-Arek Suroboyo, menjadi simbol kecerdikan dan keberanian dalam perjuangan.
Mengenal Sosok Pahlawan Lebih Dekat
Selain sepeda, anak-anak juga dikenalkan dengan sosok Bung Tomo, tokoh penting yang membakar semangat perjuangan rakyat Surabaya. Dengan pendekatan yang menyenangkan, anak-anak dapat memahami bahwa kemerdekaan tidak diraih dengan mudah, melainkan melalui perjuangan dan pengorbanan.
Pengalaman Edukatif yang Berkesan
Ibu Masita Dewi menyampaikan bahwa program Educity ini sangat membantu sekolah dalam memberikan pengalaman belajar yang berbeda.
“Kami yang sebelumnya belum pernah berkunjung ke Museum Sepuluh Nopember menjadi sangat terbantu dengan adanya program ini. Anak-anak bisa langsung mengeksplorasi sejarah Kota Surabaya dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menanamkan rasa nasionalisme pada anak-anak, sekaligus memperkenalkan sejarah perjuangan bangsa melalui pendekatan yang lebih dekat dengan dunia mereka.
