|

Bimtek Kabupaten Berau Kunjungi Museum Sepuluh Nopember Surabaya

Surabaya — Museum Sepuluh Nopember Surabaya menerima kunjungan peserta Bimbingan Teknologi (Bimtek) dari Kabupaten Berau pada Rabu, 20 Mei 2026. Kunjungan ini diikuti oleh para camat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Berau sebagai bagian dari agenda peningkatan kapasitas aparatur daerah melalui kunjungan edukatif dan studi lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mengenal lebih dekat sejarah perjuangan Arek-Arek Suroboyo dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada Pertempuran 10 November 1945. Selain mempelajari sejarah perjuangan bangsa, para peserta juga melihat langsung pengelolaan Museum Sepuluh Nopember yang dikenal sebagai museum modern bawah tanah dengan dukungan diorama digital, arsip sejarah, serta teknologi audio-visual interaktif.

Kunjungan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran lintas daerah mengenai pengembangan wisata sejarah dan tata kelola museum berbasis edukasi. Para peserta Bimtek tampak antusias mengikuti penjelasan pemandu museum dan aktif berdiskusi mengenai pengelolaan ruang edukasi sejarah yang menarik bagi masyarakat.

Museum Sepuluh Nopember dinilai mampu menghadirkan pengalaman belajar sejarah yang lebih dekat dengan generasi masa kini melalui pendekatan teknologi dan narasi perjuangan yang kuat. Hal tersebut menjadi referensi penting bagi peserta Bimtek untuk mengembangkan potensi edukasi sejarah dan budaya di daerah asal mereka.

Selain mempelajari pengelolaan museum, para peserta juga tertarik menggali nilai-nilai perjuangan dan patriotisme yang terkandung dalam peristiwa 10 November. Semangat pengabdian, integritas, dan keberanian para pejuang Surabaya dinilai relevan dengan tugas aparatur daerah dalam melayani masyarakat.

Peserta Bimtek juga membandingkan semangat perjuangan Arek-Arek Suroboyo dengan sejarah lokal di Kabupaten Berau, termasuk kisah perjuangan daerah dan warisan budaya setempat. Diskusi tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat pelestarian sejarah lokal melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Setelah kunjungan berlangsung, para peserta menyampaikan ketertarikan mereka untuk membagikan pengalaman dan cerita sejarah yang diperoleh selama berada di Surabaya. Beberapa di antaranya berencana menyampaikan kembali nilai-nilai perjuangan tersebut melalui forum pemerintahan daerah, konten digital, hingga ruang edukasi budaya di wilayah Berau.

Melalui kunjungan ini, Museum Sepuluh Nopember Surabaya terus berkomitmen menjadi ruang belajar sejarah yang tidak hanya mengenalkan perjuangan bangsa, tetapi juga menginspirasi kolaborasi antardaerah dalam pelestarian budaya dan penguatan karakter pelayanan publik.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!